Menurut Kantor Berita ABNA, Perdana Menteri India Narendra Modi mengucapkan selamat kepada Hujjatul Islam wa Muslimin Sayyid Ibrahim Ra'isi yang meraih suara terbanyak dalam pemilihan presiden Iran ke-13.
Dalam pesannya, ia menyampaikan harapan bahwa dalam rangka mempererat hubungan antara Iran dan India, kerja sama kedua negara akan meningkat.
Dalam pesan tersebut, Modi menulis, "Saya mengucapkan selamat kepada Tuan Raisi atas terpilihnya sebagai Presiden Republik Islam Iran dan saya ingin bekerjasama dengannya untuk memperkuat hubungan hangat antara Iran dan India."
Menyusul kemenangan Hujjatul Islam wa Muslimin Sayid Ibrahim Ra'isi dalam pemilihan presiden Iran, pejabat dari berbagai negara, termasuk UEA, Rusia dan Turki, mengirim pesan ucapan selamat atas terpilihnya mantan Jaksa Agung Iran itu sebagai presiden baru Iran.
Disebutkan, pemilu presiden Iran pada Jumat (18/6) yang penghitungan berakhir pada Sabtu sore (19/6) dengan hasil Sayid Ibrahim Raisi telah memenangkan pemilu presiden dengan memperoleh 17.926.345 suara.
Sebanyak 59.310.307 warga Iran memiliki hak pilih dan 28.933.004 orang telah menggunakan haknya. Dengan demikian, 48,8 persen telah berpartisipasi dalam pemilu.
Sementara kandidat lainnya, Mohsen Rezaei dan Abdolnaser Hemamti masing-masing memperoleh 3.412.712 suara dan 2.427.201 suara.
Amirhossein Ghazizadeh Hashemi pada posisi buncit memenangkan 999.718 suara.
Dengan memenangkan 62% suara, Sayid Ibrahim Raisi kemudian menjadi presiden kedelapan Iran dengan cukup satu kali putaran pemilihan.